themonclers.com
berita olahraga online, kabar terkini, prediksi sepakbola, prediksi skor jitu, prediksi terakurat, bursa bola online

Bupati Kepulauan Meranti Dipanggil Ulang KPK Karena Absen

Bupati Kepulauan Meranti Dipanggil Ulang KPK Karena Absen – Bupati Kepulauan Meranti, Irwan, gak penuhi panggilan KPK berkenaan perkara sangkaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. KPK mengagendakan kembali kontrol Irwan pada Kamis (11/7/2019).

“Saksi memberikan pada penyidik tidak dapat penuhi panggilan ini hari, serta kontrol dapat diagendakan kembali hari Kamis, 11 Juli 2019,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah terhadap wartawan, Selasa (9/7/2019).

Agen Sbobet

Irwan diagendakan jadi saksi buat terduga Indung. Tidak hanya Irwan, saksi yang lain bernama Harmawan pula tidak hadir.

Bowo awalnya diputuskan jadi terduga lantaran dikira terima duwit dari Marketing Eksekutif PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti melalui Indung. Asty sudah diputuskan berubah menjadi terduga.

KPK menyangka Bowo terima suap kurang lebih Rp 1,6 miliar dari Asty. KPK menyangka uang itu dikasihkan biar Bowo mendukung PT HTK memperoleh persetujuan pemakaian kapal-kapalnya buat distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

Tidak hanya sangkaan suap, Bowo pula dikira terima gratifikasi kurang lebih Rp 6,5 miliar. Berkenaan sangkaan gratifikasi ini, KPK sudah pernah geledah ruangan kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita serta mengambil alih beberapa dokumen dari sana, termasuk juga dokumen berkenaan Permendag mengenai gula rafinasi. KPK sempat juga geledah ruangan kerja anggota DPR M Nasir tetapi gak mengambil alih apapun.

KPK pula sudah menyebutkan empat sumber yang dikira berubah menjadi asal muasal duwit gratifikasi Bowo. Misalnya berkenaan gula rafinasi, BUMN, penganggaran pembangunan pasar di Minahasa Selatan, serta berkenaan DAK Kepulauan Meranti.