themonclers.com
berita olahraga online, kabar terkini, prediksi sepakbola, prediksi skor jitu, prediksi terakurat, bursa bola online

Kayat Keluar Mengendong Tas Dari Gedung KPK

Kayat Keluar Mengendong Tas Dari Gedung KPK – KPK meredam hakim Pengadilan Negeri (PN)Balikpapan,Kayat, terduga perkara suap untuk membebaskan terdakwa perkara pemalsuan surat,Sudarman. SelainKayat, dua terduga lain ditahan KPK.
Pengamatan, Kayat keluar dengan mengendong tas dari Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan kira-kira waktu 21.50 WIB, Sabtu (4/5/2019). Kayat keluar dengan pakai rompi tahanan KPK dengan tangan terborgol.

Kayat tdk memberikannya info apa pun kala keluar KPK. Ia lantas langsung masuk ke mobil tahanan.
Sebelum Kayat, terduga lain Sudarman serta Jhonson keluar lebih dahulu. Sudarman menyanggah udah melalukan suap pada Kayat.
“Tidak ada itu, tidak ada itu. Saya kasih uang pengacara itu bukan masalah itu,” kata Sudarman kala keluar dari KPK.
Kayat ditahan di Rutan KPK K4, Sudarman ditahan di Rutan KPK C1 sedang Jhonson di Rutan Guntur.

Agen Sbobet

Sebelum Kayat, terduga lain Sudarman serta Jhonson keluar lebih dahulu. Sudarman menyanggah udah melalukan suap pada Kayat.
“Tidak ada itu, tidak ada itu. Saya kasih uang pengacara itu bukan masalah itu,” kata Sudarman kala keluar dari KPK.
Kayat ditahan di Rutan KPK K4, Sudarman ditahan di Rutan KPK C1 sedang Jhonson di Rutan Guntur.

Awal mulanya, KPK memutuskan Kayat jadi terduga sebab disangka terima suap untuk membebaskan Sudarman (SDM) dalam perkara pemalsuan surat. Kayat minta fee Rp 500 juta untuk membabaskan Sudarman.
“Pada tahun 2018, SDM serta dua terdakwa lain disidang di Pengadilan Negeri Balikpapan dengan Nomer Masalah: 697/Pid.B/2018/PN Bpp dalam perkara pemalsuan surat,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantor KPK, Jalan Kuningan Persadar, Jakarta Selatan.

Kecuali Kayat, KPK memutuskan Sudarman serta pengacaranya, Jhonson Siburian, jadi terduga. Kayat disangkakan melanggar Masalah 12 huruf a atau huruf b atau huruf c atau Masalah 11 Undang-Undang Nomer 31 Tahun 1999 sama seperti udah dirubah dengan Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sedang Sudarman serta Johnson disangkakan melanggar masalah 6 ayat (1) huruf a atau Masalah 13 Undang-Undang Nomer 31 Tahun 1999 sama seperti udah dirubah dengan Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Masalah 55 ayat (1) ke-1 KUHP; KY diSDM serta JHS disangkakan melanggar masalah 6 ayat (1) huruf a atau Masalah 13 Undang-Undang Nomer 31 Tahun 1999 sama seperti udah dirubah dengan Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Masalah 55 ayat (1) ke-1 KUHP.